Forum
IU dan Jiyeon 'T-ARA' Kenang Masa Lalu Bersama
ARTIKEL
October 12, 2020
Penulis ruhilyu
Editor Augusta Regina

https://s.kaskus.id/images/2020/10/12/8391241_202010120213250320.jpg

Kenangan akan perjuangan masa lalu selalu bisa membuat sisi emosional kita muncul. Terlebih jika kenangan itu menyangkut orang-orang yang kita sayangi. Agan sista pernah enggak sih tiba-tiba nangis karena teringat masa lalu? Pastinya pernah dong. Enggak usah malu, itu wajar kok. Bahkan artis Kpop sekelas IU dan Jiyeon T-ara juga ngalamin hal yang sama kok. Baru-baru ini dua pesohor Negeri Ginseng ini membagikan kisah zaman mereka susah. Dalam tayangan TvN 'On and Off, mereka blak-blakan soal kehidupannya di masa lalu.

Dilansir dari Soompi, keduanya kala itu ngobrolin soal bagaimana persahabatan yang mereka jalin bisa jadi penguat saat mereka susah. IU dan Jiyeon T-ara sendiri membangun persahabatanya dari usia belia. Meski Seumuran, di masa kanak-kanak IU cuman nganggap Jiyeon bak anak kecil yang harus selalu dilindungi. Namun seiring berjalannya waktu anggapan IU pun berubah. Saat menginjak usia 20an ia sadar bahwa ia sendiri butuh teman untuk bersandar.

"Saat kecil, aku menganggapmu seperti adik kecil, ya walo kita seumuran juga sih, tapi enggak tahu kenapa aku ngerasa perlu menjagamu" ujar IU pada Jiyeon.

Dalam persahabatan mereka, IU bak menjadi seorang kakak yang siap mendengar keluh-kesah sang adik. Saat curhat Jiyeonlah yang selalu berakhir dengan air mata. Berbanding terbalik dengan IU yang lebih bisa mengatur emosinya dan selalu terlihat tegar.



"Tapi pada suatu titik, saat kita memasuki usai pertengahan dua puluhan, semua anggapan itu berubah," lanjutnya.

Suasanapun berubah makin emosional saat IU menceritakan bagaimana ia begitu mengandalkan Jiyeon untuk bersandar dari beratnya hidup. IU yang awalnya selalu menahan tekanan yang ia terima seolah bisa luluh saat berhadapan dengan Jiyeon. IU yang selama ini terkenal kuat dan tegar, tak mampu lagi menyembunyikan emosinya saat di hadapan kawannya itu. 

"Dulu, saat aku menghadapi masa sulit, aku akan menahan semuanya, aku tetap bekerja dengan baik seperti biasa," ujarnya.

"Tapi entah kenapa, saat aku melihat wajahmu, tiba-tiba aku menangis, aku masih merasa hal itu aneh sekaligus menarik," ungkap IU.

Jiyeon yang ada di samping IU tak bisa menutupi rasa harunya, ia berderai air mata saat mendengar pengakuan IU. Bak ingin membuat suasana lebih baik, IU tertawa saat melihat sahabatnya itu mengambil sekotak tisu. Ia lalu mengolok Jiyeon yang kedapatan menangis.

"Aku yang cerita soal masa sulitku, kenapa kamu yang malah nangis," celetuk IU.

Usai Jiyeon menyeka air matanya, IU pun lalu mengajukan pertanyaan singkat terkait kejadian itu."Kamu juga kagetkan waktu itu?" 


Mendengar itu Jiyeon lalu menjelaskan bahwa kala itu ia justru khawatir pada IU. Terlebih mendapati IU yang tiba-tiba bisa se-emosional itu. Jiyeon tak pernah melihat sisi IU yag seperti itu sebelumnya.

"Aku bukannya kaget, tapi aku justru khawatir. Aku enggak pernah lihat kamu kaya gitu sebelumnya. Tiap kita saling curhat, selalu aku yang nangis, kamu enggak pernah," jelas Jiyeon.

IU kembali berdalih betapa selama ini ia sanggup menahan semua hal itu sendiri. Menjaga sikapnya agar telihat tenang dan baik-baik saja. Namun pertahanannya itu runtuh saat melihat Jiyeon sang sahabat.

"Tapi, saat aku meihatmu, aku menangis untuk pertama kalinya...untuk pertama kalinya aku melihatmu sebagai seorang kakak,"

"Aku mulai sadar aku begitu mengandalkan Jiyeon. Aku tak bisa melupakan momen itu," ujar IU

Aduh langgeng terus ya persahabatannya, jadi kangen sahabat aku deh


Tautan artikel asli