Forum
Kerap Muncul di Drama Korea, Apa Artinya Istilah 'Chimaek'?
ARTIKEL
November 24, 2020
Penulis hanasora
Editor Augusta Regina
edition.cnn.com

Kalian pasti udah nggak asing kan sama makan yang kadang bersliweran di drakor ini. Yak, chimaek! Chimaek ini ternyata merupakan bahasa gaul Korea loh. Sebenarnya chimaek merupakan gabungan dari chikin (ayam goreng) dan maekju (bir). Di Korea perpanduan ayam goreng dan bir merupakan sebuah surga. Tapi, gimana sih sebenernya sejarah dari chimaek ini. Kisah asal mula 'chimaek' dapat ditelusuri kembali ke masa ketika orang Korea Selatan diperkenalkan dengan ayam goreng.

Diduga, ayam goreng pertama kali dikenal di Korea melalui pasukan AS yang tinggal di Korea selama Perang Korea. Ketika tinggal di Negeri Gingseng, mereka memperkenalkan konsep ayam goreng. Sebelumnya, orang Korea lebih sering memasak ayam untuk kaldu dan sup. Kemudian, produksi ayam goreng semakin meningkat di Korea sejak mereka mengenal minyak goreng pada tahun 1971. Untuk menemani makan ayam goreng, mereka memilih bir dingin yang segar. Sejak saat itu, banyak warung yang menyediakan ayam goreng dan bir.

Chimaek kalau nggak salah, muncul pertama kali di drama komedi romantis 'My Love from The Star'. Disitu, karakter utama wanitanya, Cheon Song-yi (Jun Ji-hyun) mengatakan musim salju sangat cocok unutuk menyantap chimaek. Mulai saat itulah orang-orang sering mengonsumsi ayam goreng dengan bir. Chimaek memiliki perbedaan yang jelas dengan ayam goreng Amerika. Ayam goreng korea digoreng dua kali, makanya, mereka lebih renyah. Selain itu, ada berbagai macam saus dan topping ayam goreng Korea. Bahkan masing-masing outlet yang menjual ayam goreng, memiliki rasa dan kekhasan mereka sendiri.

davidbluesky.online 

Kepopuleran chimaek semakin terasa ketika Piala Dunia 2002. Taman umum sering kali memiliki layar besar untuk menonton pertandingan. Orang-orang yang datang untuk menonton, seringkali sambil makan ayam dan minum bir. Setelah Piala Dunia berakhir, jumlah restoran ayam meningkat dari sekitar 10.000 menjadi 25.000.

Berdasar pada CNN Travel, orang-orang yang fanatik terhadap chimaek menyebut diri mereka "chideokhu". Chideokhu adalah kombinasi dari kata "ayam" dan "deokhu," yang berarti "maniak." Lalu untuk penikmat yang bisa membedakan ayam goreng antar merek, disebut dengan chimmeliers, perpaduan antara "chimaek" dan "sommelier". Saat ini, ayam goreng menjadi salah satu hidangan paling populer di Korea. Saking populernya orang Korea menciptakan kata 'Chi-neunim', yang merupakan kata majemuk dari ayam dan Dewa Haneunim dalam bahasa Korea.

Ada banyak festival chimaek di Korea, termasuk Seoul Chimaek Festival. Biasanya, Seoul Chimaek Festival diadakan pada pertengahan Oktober di pusat kota Seoul. Seoul Chimaek Festival merupakan acara untuk mempromosikan budaya makanan Korea di luar negeri melalui menggabungkan ayam dan bir. 


Tautan artikel asli