comscore
Kunjungi Forum
Jadi Korban Manipulasi Voting di 'Idol School', Ini Kisah Pilu Lee Hae In
ARTIKEL
June 11, 2021
Editor Augusta Regina
https://s.kaskus.id/images/2021/06/11/10736914_202106110452290972.jpg

Masih ada yang ingat kisruh program 'Idol School'? Program yang akhirnya membentuk 'Fromis9' ini terkena skandal manipulasi voting. Dan benar saja setelah sederet investigasi panjang, kepala produser 'Idol School' kini telah dijatuhi hukuman satu tahun penjara akibat kasus tersebut. Namun, meski orang yang bertanggung jawab sudah dihukum, ada satu kontestan yang mungkin tidak bisa mendapatkan kembali apa yang hilang darinya. Ia adalah Lee Hae In.

Hae In yang kini berusia 26 tahun, harusnya menjadi salah satu peserta program yang masuk dalam line debut beberapa tahun silam. Hae In sejatinya cukup menonjol sejak episode awal, dia meraih ranking 1 dan tetap berada di puncak dalam beberapa minggu. Namun, seiring berjalannya program, posisi Hae In secara mengejutkan turun secara dramatis dan akhirnya dia tereliminasi dari line debut di babak final. Gagalnya Hae In ini pun membuat para netizen heran kala itu. Mereka bahkan membuat petisi untuk mempertanyakan kebenaran tentang kenapa Hae In yang kala itu masih berusia sekitar 23 tahun tidak bisa masuk di line up 'Fromis9'.

Belakangan terungkap, jika alasan Hae In dikeluarkan dari grup adalah karena keputusan sepihak dari kepala produser 'Idol School', Kim Tae Eun. Hae In sejatinya meraih ranking satu dalam voting tapi, karena dianggap tidak cocok dengan vibe grup yang akan dibentuk, ia disingkirkan begitu saja lewat manipulasi voting dengan persetujuan dari direktur produksi eksekutif.

Namun, tanpa Kim Ta Eun sadari keputusan yang timbul dari alasan kurang cocok itu membuat Hae In mengalami banyak jalan terjal di karirnya hingga saat ini. Usai tereliminasi secara tidak adil, Hae In berterima kasih pada penggemar. Ayahnya juga ikut menenangkan pengemar jika Hae In masih dalam jalan yang benar meraih mimpinya. Ayahnya bilang agensi CJ ENM memintanya untuk tanda tangan kontrak dan menjanjikannya debut di sebuah grup bernama 'Idol School Class 1 setahun kemudian. Sayang, itu berakhir menjadi sebuah kebohongan. Hae In yang terikat kontrak dengan CJ ENM justru tak menunjukkan kemajuan karirnya.

Dengan kondisi itu, karir Hae In masih di situ-situ saja. Ia lantas diketahui mulai menggunakan Instagram, menghadiri Seoul Fashion Week pada 2018 dan setelahnya tak ada banyak kabar terdengar dari Hae In hingga ada 2019, ada penyelidikan terkait program 'Idol School'. Ketika Mnet akhirnya berada dalam penyelidikan kasus manipulasi, Hae In dalam sebuah wawancara membocorkan hal mengejutkan yang terjadi di belakang layar program tersebut. Ia menuturkan jika trainee hidup dalam kondisi kesehatan yang kurang baik hingga beberpaa menderita ruam kulit. Selain itu, bagi peserta di usia belia 12 tahunan mereka dibiarkan menangis karena kelaparan. Ia juga mengungkap jadwal syuting yang tak masuk akal. Dengan sederet keberaniannya membocorkan segala yang terjadi, Hae In kemudian diminta untuk menjadi saksi atas kasus tersebut.

Setelah itu, Hae In mulai kembali menemukan harapannya lagi. Pada akhir 2019 Hae In melakukan fan meeting pertamanya di Seoul untuk keperluan donasi. Kemudian, pada Juli 2020 ia menandatangani kontrak dengan agensi baru The Groove Company yang kemudian berumah menjadi Big Ocean ENM. Hae In juga akhirnya bisa membuat debut solo pertamanya di akhir 2020 dengan single  'Santa Lullaby' dimana ia juga ikut andil dalam penulisannya.



Meski sudah debut, Hae In tak lantas sukses ya, dia justru mengungkap hal pilu sebulan setelah merilis single pertamanya. Dalam wawancara dengan 'Idol Olympic' di Youtube pada akhir 2020, ia mengakui sama seklai tidak punya uang sampai harus melakukan banyak kerja part-time. Mungkin, jika dia tidak jadi korban manipulasi voting dan debut dengan 'Fromis9' hidupnya akan berbeda. Namun, nasi sudah jadi bubur dan Hae In sudah mulai berdamai dengan keadaan. Penggemar pun hanya berharap agar Hae In bisa bangkit dan meraih semua yang seharusnya pantas dia dapatkan. Semangat Hae In!


Tautan artikel asli
HEADLINE