comscore
Kunjungi Forum
Kim Jong Un Anggap K-Pop Sebagai 'Kanker Ganas' untuk Masyarakat Korea Utara
ARTIKEL
June 15, 2021
Editor Augusta Regina

Sudah bukan rahasia lagi ya kalau KPop berhasil mengambil hati banyak orang dari berbagai negara. Terbukti, banyak penggemar internasional yang mencintai para idol Korea. Namun, kepopuleran KPop rupanya masih belum mampu mencuri hati pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un. Pemimpin dengan kekuasaan mutlak itu mengecam gelombang KPop (Hallyu Wave) dan invasi budaya Korea Selatan lainnya dengan menyebutnya sebagai 'kanker ganas' yang merusak warga Korea Utara.

Dilansir dari Koreaboo, demi menahan invasi budaya Korea Selatan ke negaranya, Kim Jong Un bahkan melembagakan undang-undang baru akhir tahun lalu untuk menghukum siapapun yang kedapatan memiliki atau menonton hiburan Korea Selatan. Mereka terancam dijatuhi hukuman akan dikirim ke kamp kerja paksa selama 5-15 tahun. Sementara bagi mereka yang kedapatan menulis, berbicara atau menyanyi dengan gaya 'Korea Selatan' akan mendapati hukuman 2 tahun kerja paksa. Lalu bagi mereka yang nekat menyelundupkan hal-hal berbau hiburan Korea Selatan diancam hukuman mati.

Mengikuti undang-undang baru ini, Kim Jong Un memerintahkan setiap kota untuk membasmi kecenderungan kapitalis yang akan muncul. Presiden Korea itu juga merasa jika bahasa dalam Korea Selatan dianggap kurang senonoh karena memanggil 'oppa', sementara wanita Korea Utara tidak diperbolehkan begitu.

Meski begitu, Kim Jong Un tak seketat itu dalam beberapa kesempatan. Salah satunya pada tahun 2018 silam, 'Red Velvet' pernah diperbolehkan tampil di Korea Utara. Tapi, bisa ditebak dong para penonton penampilan 'Red Velvet' saat itu terlihat datar, tidak ada sorakan, senyuman atau hal-hal yang sebagaimana dilakukan para penonton penampilan grup KPop.

Kondisi ini juga pernah diungkap oleh salah satu pelarian Korea Utara di channel Youtube 'AYO'. Pelarian itu menyatakan jika ada penggemar idol grup Korea Selatan, 'BTS' di Korea Utara, tapi mereka harus menggunakan kode rahasia agar tidak ketahuan tengah membicarakan idol grup KPop. Bersyukurlah guys yang tinggal di Indonesia, suka grup idol manapun gak ada hukumannya ya hehehe.

Tautan artikel asli
HEADLINE