Forum
Diancam DSP Media Soal Naeun, Netizen ‘A’ Update Postingan Baru!
ARTIKEL
July 24, 2020
Penulis kekoreaan
Editor Augusta Regina

(Foto: ELLE)

Kabar soal tindakan bullying yang rumornya dilakukan oleh salah satu member APRIL, yaitu Naeun, kemarin sempat bikin gempar dunia maya, khususnya untuk bagian K-Pop. 

Seorang netizen yang disebut ‘A’ mengaku kalau dirinya adalah teman Naeun semasa di sekolah, dan ia menerima tindakan bullying dari Naeun selama mereka sekolah. DSP Media selaku agensi yang menaungi APRIL, langsung merespon rumor tersebut dengan mengumpulkan bukti terkait kasus tersebut.

Setelah DSP Media merespon postingan-nya dan mengancam akan menempuh jalur hukum untuk memberi efek jera padanya, ‘A’ kemudian kembali mengunggah postingan baru di forum online dan mengungkapkan perasaannya terkait hal ini.

Dilansir dari Allkpop, ‘A’ yang mengunggah pernyataannya pada tanggal 23 Juli 2020 lewat situs NATE Pann berkata bahwa ia kaget setelah mengetahui hal ini. Ia lalu bertanya, apakah ia akan dituntut karena unggahannya di forum online tersebut.

Ia kemudian melanjutkan pernyataannya dengan berkata, “apakah aku segila itu untuk merekayasa semua ini dan mengambil resiko untuk dituntut? Aku akan menghapus tulisanku hari ini. Aku rasa aku tak akan sanggup untuk menahan ini lagu dengan keadaan mentalku saat ini. Aku tidak membaca komentar, namun aku melihat seseorang mengatakan bahwa aku adalah orang cacat. Aku tak bisa menahannya.” 

 ‘A’ kemudian juga mengungkapkan penderitaannya dengan berkata bahwa sudah sangat jelas bagaimana cara mereka mengatasi situasi seperti ini. Ia mengaku bahwa ia hanya ingin mengungkapkan perasaan dan penderitaannya karena ketidakadilan. Tapi ia merasa diperlakukan lebih tidak adil lagi. Ia merasa bingung karena mereka mengatakan bahwa tuduhannya pada Naeun tidaklah berdasar. ‘A’ berkata bahwa ia benar-benar mengatakan yang sebenarnya, hanya saja, ia tidak punya bukti. Ia juga meminta maaf dan berkata bahwa ia akan hidup dengan menutup mulut.

Tapi beberapa saat setelah menulis pernyataan panjang tersebut, ‘A’ kembali mengunggah tulisan lain yang menyatakan bahwa ia tidak akan menghapus unggahannya. Ia merasa pihak agensi hanya ingin membuatnya takut dengan mengatakan bahwa mereka akan menuntutnya.

Entah ada apa dengan ‘A’, namun setelah mengatakan itu, ia pada akhirnya tetap menghapus unggahannya.

Hm, kalau begini ceritanya, jadi bingung ya mau percaya sama siapa.

Menurut kalian gimana nih?